SURIAH – Pasukan pemerintah Suriah telah menemukan sejumlah besar obat dan perbekalan medis buatan Israel di sebuah rumah sakit lapangan milik militan Takfiri yang disponsori asing di provinsi Quneitra.
Sumber-sumber lokal, yang berbicara tanpa nama mengatakan kepada kantor berita resmi Suriah, SANA, bahwa pasukan tentara membuat penemuan itu di desa Bariqa pada Rabu (19/8/2018) ketika mereka menyisir daerah itu untuk ,menemukan lahan tersembunyi dan alat peledak rakitan, yang ditanam militan Takfiri di sana.
Laporan itu menambahkan bahwa rumah sakit memiliki CT scan modern, mesin pencitraan medis X-ray, peralatan laboratorium dan apotek yang berisi berbagai jenis antibiotik, vaksin dan obat penghilang rasa sakit.
Dikatakannya bahwa fasilitas medis dilengkapi dengan pemanas sentral dan kamar-kamarnya dilengkapi dengan tempat tidur modern.
Sebuah ambulans Inggris baru dan modern di samping sejumlah mobil juga diparkir di halaman rumah sakit, yang tampaknya digunakan militan untuk memindahkan korban yang terluka ke lokasi.
Pada 23 Agustus, pasukan pemerintah Suriah menemukan rumah sakit lapangan yang digunakan oleh anggota kelompok teroris Jabhat Fateh al-Sham Takfiri, sebelumnya dikenal sebagai Front al-Nusra, yang dipenuhi dengan peralatan medis buatan Israel di desa al-Rafid di provinsi Quneitra.
Tentara tentara Suriah menemukan rumah sakit lapangan yang digunakan oleh teroris Jabhat Fateh al-Sham di Quneitra Crossing dan dekat dengan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel pada 27 Juli.
Disana ada ruang operasi dengan peralatan medis buatan Israel yang memadai, peralatan laboratorium dan gudang di mana sejumlah besar obat buatan Israel dan Yordania sedang disimpan.
Ada juga produk medis yang diproduksi oleh sejumlah negara pesisir Teluk Persia, terutama Uni Emirat Arab, di gudang.
Suriah telah dicengkeram oleh militan yang didukung asing sejak Maret 2011. Pemerintah Suriah mengatakan rezim Israel dan sekutu Barat dan regionalnya membantu kelompok teroris Takfiri mendatangkan malapetaka di negara itu.





