PARIS (KBK) – Pemimpin di seluruh dunia Arab mengutuk serangan hari Jumat (14/11/2015) di Paris. Raja Abdullah dari Yordania menyuarakan kemarahan atas serangan teroris pengecut di ibukota Perancis.
Sementara Raja Saudi mengirimkan ucapan belasungkawa kepada Presiden Prancis François Hollande.
Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan bahwa serangan hari Jumat di Paris adalah hasil dari dukungan Perancis kepada oposisi Suriah untuk menggulingkan rezimnya.
Menurut Wall Street Journal, Assad mengatakan kepada delegasi mengunjungi anggota parlemen Perancis dan wartawan bahwa ia siap untuk bekerja sama dengan pemerintah Perancis dalam perang melawan Negara Islam, jika Perancis meninggalkan tujuan mereka menggulingkan rezim di Suriah.
“Bertindak demi kepentingan orang-orang Anda,” kata Mr Assad, mengacu pada kebijakan luar negeri Presiden Prancis François Hollande.
“Pertanyaan pertama yang diajukan oleh setiap warga negara Perancis hari ini adalah, ‘Apakah kebijakan Perancis selama lima tahun terakhir membawa apapun yang baik untuk orang-orang Prancis?” Jawabannya adalah tidak, jadi apa yang saya minta dia lakukan adalah untuk bertindak dalam kepentingan Perancis orang-yang berarti mengubah kebijakannya. ”
Sementara itu di Beirut, kepala gerakan Hizbullah Lebanon, Hassan Nasrallah, mengecam keras serangan Isis ‘di Paris.
“Kami, Hizbullah, mengungkapkan kecaman kuat dan kecaman dari serangan teroris oleh penjahat dari Daesh di Paris,” katanya dalam pidato televisi.
Abdillalh Onim Wartawan Indonesia di Palestina kepada KBK melaporkan, Ahad (15/11/2015) beberapa warga Palestina menanggapi kejadian Paris:
Sorry Paris, from Gaza Palestine.
Sorry Paris for happen there, but this happen every day in Gaza Palestine, also in Syria, no one speaks.
Tell Me Why..?
Human rights is dead..?
Said again, tell me why.
Setiap hari Penjajah Israel membunuh anak-anak Palestina, melukai mereka, membunuh wanita dan merampas tanah-tanah mereka dan merubuhkan rumah-rumah mereka demi pemukiman Yahudi, tapi tidak ada pimpinan dunia yang berduka. Anda tahu kenapa? HAM sudah mati. Tanya kenapa?





