SOLO – Pemerintah kota Solo telah menyiapkan dana bantuan sosial (bansos) kesehatan, bagi warga yang sebelumnya menjadi peserta program Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Surakarta (PKMS) silver.
Tetapi Bansos dapat dicairkan jika warga mengajukan proposal kepada Wali Kota, sebelum diverifikasi oleh DInas Kesehatan Kota (DKK). Setelah verifikasi dilakukan, DKK melaporkan kembali kepada Wali Kota Dinas terkait untuk melakukan verifikasi terhadap permohonan pencairan bansos yang diajukan warga.
“Saat ini sudah ada 80 proposal yang diajukan warga dan sedang kami verifikasi,” ungkap Kepala UPTD PKMS Dinas Kesehatan Kota (DKK) Ida Angklaita, Senin (23/5/2016) dikutip dari Suaramerdeka.
Jadi menurut Ida, verifikasi tersebut menjadi salah satu prosedur pencairan bantuan yang ditetapkan Pemkot.
“Verifikasi ini bertujuan untuk memastikan apakah pemohon memang berasal dari Solo, serta belum menerima bantuan kesehatan dari pihak manapun seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS). Jika yang bersangkutan tercatat sebagai peserta KIS maka dipastikan dia sudah dibantu pemerintah pusat. Jika belum, maka kami bisa meloloskan permohonannya.”
Sebelumnya, Pemkot telah menghapus program PKMS gold sejak awal 2016 dan mengintegrasikannya ke BPJS Kesehatan. Adapun PKMS silver tetap dilayani dengan format lain. Kebijakan ini diambil setelah pemerintah pusat mengharuskan seluruh layanan Jamkesda diintegrasikan ke Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) secara bertahap, hingga 2019.
Berdasarkan data DKK, mantan peserta PKMS silver yang bisa memohon bansos kesehatan berjumlah 224.046 orang. Anggaran yang disiapkan Pemkot untuk bansos itu sekitar Rp 1 miliar.
Sosialisasi pemberian bansos ini pun terus dilakukan, “Kami juga terus menyosialisasikan bansos ini kepada warga,” kata Ida.
Sementara itu Wali Kota FX Hadi Rudyatmo mengatakan, masing-masing pemegang kartu PKMS silver bisa menerima bantuan maksimal Rp 5 juta.
”Kalau biaya pengobatan rumah sakit di atas Rp 5 juta, akan kami bantu Rp 5 juta. Tapi kalau di bawah Rp 5 juta, maka pengobatannya akan dilunasi,” terang dia.





