Pencarian Korban Longsor Dihentikan, Pramuka Peduli Ditarik ke Markas

Ilustrasi/Ist

PONOROGO (KBK) – Setelah pencarian korban longsor Banaran, Ponorogo resmi dihentikan –karena dikhawatirkan akan membahayakan sekitar dan masih rawan longsor susulan — anggota Pramuka Peduli yang turut menjadi relawan di lokasi longsor juga ditarik ke markas untuk sementara.

Demikian disampaikan Ketua Andalan Pramuka Peduli Ponorogo Kholil Kusairi kepada KBK melalui sambungan selular, Senin (10/4/2017).

“Kita tarik dulu anggota ke Markas karena evakuasi dihentikan oleh bupati dengan alasan keamanan. Saat ini BPBD setempat berusaha membuat aliran lumpur, agar tidak terjadi banjir lumpur dan longsor susulan,” ungkap Kholil.

Dikatakannya, Pramuka Peduli sudah hadir di Banaran Poborogo dua jam setelah kejadian. Setiap hari anggota relawan Pramuka Peduli di-rolling melakukan aksinya. “Minimal 10 orang per hari terkadang sampai 20 orang tergantung kebutuhan lapangan,” terang Kholil.

Anggota Pramuka Peduli, lanjut Kholil, menyebar di seluruh pos kerelawanan. Ada yang membantu dapur umum, evakuasi, posko, logistik dan kerelawanan lainnya.

Advertisement