NATUNA – Pencarian korban tanah longsor di Kampung Molon, Genting, Desa Pangkalan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), resmi dihentikan setelah melakukan pencarian selama 13 hari sejak Senin (6/3).
Bupati Natuna Wan Siswandi meminta maaf pada keluarga korban yang belum ditemukan, aga ikhlas atas dihentikannya pencarian ini, dan dia juga berterima kasih kepada seluruh Tim SAR gabungan yang telah bekerja keras melakukan pencarian dan pertolongan sejak kejadian hingga hari terakhir operasi SAR dilakukan pada Sabtu (18/3).
Selama pencarian ditemukan 50 korban dan 4 orang masih dinyatakan hilang. Upaya pencarian dilakukan dengan mengerahkan sejumlah alat berat, drone, dan K-9 yang mengerahkan 6 anjing.
Meskipun operasi SAR telah dihentikan, namun Basarnas akan terus melakukan pemantauan melalui anggota Unit Siaga SAR Serasan.





