SUKABUMI- Meningkatnya penderita kusta di Kabupaten Sukabumi terus bertambah. Padahal, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi 2014 lalu berkisar 40 orang. Tapi setahun kemudian warga penderita kusta bertambah kini menjadi 54 orang.
Melihat hal tersebut, Pemkab Sukabumi mewaspadai bertambahnya penderita penyakit kusta. Tidak hanya menyiagakan sejumlah petugas survailence di setiap Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), tapi telah berupaya melakukan berbagai sosialisasi untuk menjaga kesehatan di masyarakat.
“Kami berharap jumlah penderita kusta dapat terus ditekan. Di antaranya, tidak hanya menyebar petugas survailence di setiap puskesmas yang kedapatan di daerahnya ada penderita kusta. Tapi di tempat petugas serta di daerah lainnya,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi, Didi Supriadi, seperti diberitakan PR Online, Senin (22/2)
Didi Supriadi mengatakan warga penderita kusta baru ditemukan setelah petugas kesehatan melakukan penyisiran. Petugas dibantu aparat kecamatan dan desa mendatangi pemukiman warga. Dari hasil penyisiran ditemukan beberapa orang warga penderita kusta.
“Dari hasil penyisiran, kami menemukan penderita kusta baru. Warga yang diduga positif kusta diberikan pemeriksaan secara gratis. Mereka didata untuk memperoleh pengobatan secara optimal ,” katanya.
Warga penderita kusta tidak hanya ditemukan ditujuh belas kecamatan. Tapi di khawatirkan ada dibeberapa kecamatan yang sebelumnya bebas kusta. “Tidak menutupkemungkinan, ada warga yang belum tedeteksi,” ujarnya.
Didi Supriyadi mengungkapkan, kecamatan yang paling banyak warga penderita kusta berada di Desa Loji, Kecamatan Simpenen. Jumlah penderita kusta di sana telah mencapai dua puluh tujuh orang.
Disusul penderita kusta yang berada di Kecamatan Cikidang yang telah mencapai depalan orang. Mereka sejak lama telah dinyatakan positif menderita penyakit kusta. Dinkes dan puskesmas setelah terus melakukan pengobatan terhadap warga penderita positif kusta. “Kami terus melakukan penanganan melalui pelayanan medis secara optimal kepada warga positif kusta,” ucapnya.





