JAKARTA – Peneliti Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dr Muzli memperkirakan gempa susulan diperkirakan akan terus terjadi dalam jangka beberapa bulan ke depan di Sulawesi Tengah.
Menurutnya kekuatan gempa SultengĀ mencapai 7,4 Skala Richter (SR), sehingga gempa susulan diperkirakan akan berlangsung berbulan-bulan.
“Gempa di Lombok yang terjadi pada 29 Juli saja, sampai saat ini masih terjadi gempa susulan,” ujar Muzli,Ā yang saat ini menjadi peneliti tamu di Earth Observatory of Singapore Nanyang Technology University (NTU) Singapura kepada Antara di Jakarta, Selasa (9/10/2018).
Dia mengatakan pihaknya yangĀ saat ini sedang berada di Palu, telah memasang alat sensor pemantau gempa yang bertujuan untuk memantau gempa susulan.
Menurut Muzli, masyarakat Indonesia harus menyadari bahwa hidup di daerah cincin api dan pertemuan lempeng yang rawan terhadap bencana. Sehingga harus bisa mempersiapkan diri ketika terjadinya bencana. Terutama jika terjadi gempa besar, maka masyarakat harus segera berlari ke tempat yang lebih tinggi.





