JAKARTA-Sembilan orang perwakilan kelompok kerja (Pokja) Disabilitas yang beranggotakan organisasi penyandang, penggiat dan pemerhati disabilitas melakukan kunjungan ke Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Selasa (26/1).
Hal ini dalam rangka mengawal progres pembahasan Rancangan Undang-undang Penyandang Disabilitas.
Ledia Hanifa Amaliah ,Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI sekaligus ketua Panja RUU Penyandang Disabilitas menjelaskan bagaimana pimpinan dan anggota panja juga berkomitmen memperjuangkan dan aspirasi rekan pokja pada khususnya dan penyandang disabilitas pada umumnya secara maksimal dan cepat.
“Kita semua sama berharap agar RUU ini cepat selesai dan disahkan menjadi Undang-undang. Kalau bisa dalam satu atau masa sidang saja sudah selesai. Karena itu segala dukungan dari berbagai kalangan untuk kepentingan ini sangat kami harapkan dan kami terima dengan tangan terbuka,”ucap Ledia dalam rilisnya yang disampaikan kepada KBK, Selasa (26/1).
Dalam kunjungan tersebut, rombongan diterima Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini yang didampingi Wakil Ketua MPR RI yang juga anggota komisi VIII DPR RI Hidayat Nur Wahid dan beberapa anggota komisi dewan FPKS lainnya.
Sementara itu, kelompok Pokja yang diwakili aktivis perempuan pejuang hak-hak kaum difabel, Maulani A Rotinsulu menyampaikan setidaknya ada tiga hal yang diharapkan pokja mewakili kebutuhan para penyandang disabilitas di Indonesia dalam mekanisme pembangunan yang inklusif.
Pertama bagaimana setiap kementrian bisa bertanggungjawab atas pelaksanaan pemenuhan hak bagi para penyandang disabilitas. Kedua tersedianya sarana aksesibilitas terutama di sektor publik untuk menunjang kemandirian para penyandang disabilitas, serta ketiga bagaimana para penyandang disabilitas bisa turut serta berperan dalam mendesain, memberi masukan, mengawal, mengawasi dan mengevaluasi program-program terkait pelaksanaan pemenuhan hak penyandang disabilitas.





