JAKARTA – Sebanyak 26 keluarga dengan 106 jiwa yang terimbas kebakaran depo Pertamina Plumpang mengungsi di Posko PMI Jakarta Utara.
Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Jakut Heri Asmedi mengatakan para pengungsi tersebut membutuhkan bantuan popok untuk lansia dan fasilitas mandi cuci kakus (MCK).
“Kebutuhan untuk saat ini adalah diaper lansia. Kalau untuk makanan sudah kita support dari Suku Dinas Sosial maupun dari PMI untuk di beberapa titik pengungsi,” kata Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Jakut Heri Asmedi di lokasi pengungsian, Sabtu (4/3/2023).
Selain diaper lansia, Heri mengatakan warga membutuhkan kamar mandi. Sebab, dia menyebut kamar mandi yang tersedia saat ini tidak cukup untuk para pengungsi.
“Saat ini kendala-kendala kita toilet juga kita masih membutuhkan, toilet portabel kami masih membutuhkan. Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Kebersihan, dan semalam juga mereka menjanjikan untuk hari ini dikirimkan. MCK di kita kapasitasnya untuk 50 orang, itu ada di lantai 3, 2, 1 secara keseluruhan,” ujarnya.
Sementara itu, untuk distribusi logistik, Heri mengatakan beberapa perusahaan dan sejumlah individu telah mengirimkan bantuan ke korban terdampak. Bantuan itu di antaranya obat-obatan, makanan, dan bantuan logistik lainnya.
“Kalau di beberapa titik, kita sudah lihat ada data dari beberapa perusahaan maupun data dari lembaga-lembaga yang ada di Jakut, dan bahkan sudah ada secara individu memberikan mereka bantuan, baik itu makanan maupun obat-obatan sampai logistik terpal, selimut, kita juga memberikan bantuan,” ungkap dia, dilansir detikcom.





