Pengungsi Rohingya di Bangladesh Divaksinasi Difteri

Ilustrasi Rohingya dapat perawatan medis/ Al Jazeera

BANGLADESH – Vaksinasi difteri tidak hanya dilakukan di Indonesia, namun pengungsi Rohingya di Cox’s Bazar, Bangladesh juga mendapatkan kampanye vaksinasi tersebut.

Organisasi Kesehatan Dunia, WHO melaporkan jika difteri, penyakit yang dibasmi dari Bangladesh beberapa dasawarsa lalu, dengan cepat menyebar di antara pengungsi Rohingya di Cox’s Bazardan kini  telah terjadi lebih dari 110 kasus, enam di antaranya berakhir dengan kematian.

Juru bicara WHO, Fadela Chaib mengatakan, organisasinya bekerja dengan Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga Bangladesh serta UNICEF untuk menanggulangi penyebaran difteri yang adalah penyakit saluran pernafasan yang sangat menular. Ia mengatakan ini dilakukan melalui pengobatan dan pencegahan.

“Misalnya, WHO membantu pelatihan dasar vaksinasi di beberapa tempat di Cox’s Bazar untuk kampanye vaksinasi yang menarget semua anak sampai usia enam tahun dengan vaksin DPT dan vaksin pneumonia pentavalent, yang melindungi mereka dari difteri dan penyakit pernafasan lainnya,” ujar Chaib, menambahkan jika kampanye berlangsung selama dua minggu, sebagaimana dilansir VOA.

Advertisement