Penjual Kopi Keliling ini Bingung Ketika Anaknya Bisa Berangkat ke Kanada

monic

JAKARTA – Purwati kebingungan ketika Monic anaknya hendak berangkat ke Kanada. Bahkan ibu tiga anak ini tidak mengetahui letak Negara Kanada itu dimana dan mnyebut Kanada dengan sebutan ‘Cendana’.

“Iya ini, saya di-SMS terus beberapa hari sebelumnya. Katanya mau ketemu minta tanda tangan, ngabarin kalau Monic juara gitu, ke luar negeri. Tapi ya saya enggak percaya makanya saya diemin,” ujar Purwati.

Monica lulus seleksi untuk berangkat ke Kanada setelah mengirimkan artikel tentang mengakhiri kekerasan anak. Ia mendapat undangan pertemuan The WHO 8th Milestone of Global Campaign for Violence Prevention, di Ottawa, Canada pada 19-20 Oktober 2017.

Sejatinya Monica tak tinggal bersama Purwati. Bocah itu tinggal di Yogyakarta bersama kakaknya, David (18) di bawah asuhan ‘Mbah’ dermawan yang menolong Purwati belasan tahun silam.

Di Jakarta Purwati seorang diri menghidupi anak-anaknya setelah ditinggal suami. Ia berjualan kopi keliling, sempat ditipu, jadi korban pencurian, dan tak punya tempat tinggal tetap.

“Sempat saya ditolong Pak Lurah. Terus saya kabur-kaburan. Kerja di Jogja enggak cocok, akhirnya balik lagi ke Senen,” ujarnya.

Beberapa bulan lalu rumah gubuk Purwati di Jalan Dahlia digusur. Ia kini tinggal di pinggir got pertigaan Jalan Gandastuli, dengan meja besi beralaskan kardus sebagai kasur.

“Sekarang musim hujan, kalau hujan saya tidurnya di teras atau di musala,” kata Purwati.

Advertisement