Penyakit Kulit Jangkiti Korban Banjir di 50 Kota

Ilustrasi banjir di Padang /Foto: SindoNews.com

LIMA PULUH KOTA- Warga korban banjir Kabupaten lima puluh kota, Sumatera Barat mengeluhkan sakit gatal-gatal ketika diadakan pengobatan gratis di Pangkalan Koto Baru, Limapuluh Kota, Kamis (11/2/2016). Tercatat setidaknya 2.000 orang yang diperiksa dalam pengobatan tersebut terkena penyakit kulit.

Lisa (40), salah satu warga korban banjir mengatakan dirinya terkena sejak Minggu (7/2/2016) malam atau dua hari setelah hujang menggenang kawasan Limapuluh Kota. Selain dirinya, warga lain juga mengalami hal serupa, termasuk anak-anak.

“Kita menunggu mendapat bantuan, karena sudah banyak masyarakat yang mengeluh gatal-gatal,” ujarnya.

Lisa berharap, pemerintah segera tanggap dengan kondisi yang dialami korban banjir. “Kasihan anak-anak. Mereka pada nangis karena gatal-gatal. Mudah-mudahan ada yang peduli dengan nasib kami,” tuturnya.

Sementara itu Camat Pangkalan Koto Baru Andri Yasmen mengatakan walaupun posko kesehatan banjir sudah didirikan, namun fasilitas yang disediakan masih minim dan belum dapat menangani semua korban banjir.

“Kami meminta pemerintah kabupaten menurunkan bantuan dokter, tenaga spesialis, dan obat-obatan, sehingga masyarakat betul-betul mendapatkan penanganan medis yang memadai,” pungkasnya.

Advertisement