Penyebab Kasus Harian Covid-19 di Jakarta Masih Tinggi Meski Sudah Diterapkan PPKM Darurat

Ilustrasi

JAKARTA – DKI Jakarta kemarin mencatat rekor kasus harian Covid-19 sebanyak 13.133  meski sudah diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.

Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ngabila Salama mengatakan kasus positif di Jakarta masih tinggi karena masifnya testing di Ibu Kota.

“Tesnya kita sudah 19 kali standar WHO [World Health Organization] minimal,” kata Ngabila saat dihubungi, Senin (12/7/2021).

Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dalam satu pekan terakhir pihaknya telah melakukan tes PCR terhadap 191.245 orang. Angka itu melebihi target minimal WHO untuk Jakarta setiap pekan, yakni minimal 10.645 kasus.

Namun demikian, positivity rate atau rasio kasus positif di Jakarta masih tergolong tinggi. Sampai dengan kemarin, tingkat positivity rate di Jakarta masih sebesar 42,8 persen.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan target yang diberikan oleh WHO untuk testing sudah lama terlampaui oleh DKI Jakarta. “Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 191.245 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 441.705 per sejuta penduduk,” jelas Dwi,dilansir CNNIndonesia.

 

Advertisement