AFGHANISTAN – Militer Amerika Serikat (AS)Â menjatuhkan bom non-nuklir paling kuat di Amerika di Afghanistan Kamis (13/4/2017) untuk menargetkan ISIS.
Bom tersebut diklaim pertama kalinya jenis senjata yang telah digunakan dalam pertempuran, menurut pejabat AS.
“Amerika Serikat memerangi ISIS sangat serius dan untuk mengalahkannya kelompok kita harus menggempur mereka di ruang operasional, itu yang kami lakukan,” kata Sekretaris Pers Gedung Putih Sean Spicer hari Kamis.
Duta Besar Afghanistan untuk AS, Hamdullah Mohib, mengatakan kepada CNN bahwa bom dijatuhkan setelah pertempuran secara intensif selama seminggu terakhir antara Pasukan Khusus AS dan pasukan Afghanistan melawan ISIS.