Perempuan Gemar Menulis, Lahir Generasi Cerdas

Wartawan senior, Parni Hadi, memberikan materi dalam pelatihan penulisan Gerakan Perempuan Menulis di Malang/KBK

MALANG (KBK)—Gerakan Perempuan Menulis (GPM) yang diinisiasi Dompet Dhuafa terus dikembangkan ke berbagai daerah. Setelah sukses digelar di Jakarta Juni lalu, kali ini pelatihan penulisan khusus untuk perempuan digelar di Kota Malang. Puluhan perempuan dari berbagai latar belakang mengikuti kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini.

Dalam paparannya, Ketua Dewan Pembina Dompet Dhuafa, Parni Hadi yang merupakan inisiator gerakan ini mengatakan, dengan menulis wanita Indonesia akan semakin cerdas. “Perempuan cerdas akan melahirkan generasi yang cerdas,” ujarnya di Aula Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Malang, Sabtu (20/8/2016).

Menurutnya, perempuan adalah tiang keluarga dan tiang negara. Jika baik perempuanya, maka baik pulalah keluarga dan negara itu. Ia kembali menegaskan, perempuan sebagai Ibu adalah sumber pengetahuan pertama bagi anak-anak yang dilahirkannya. Menulis juga merupakan sebuah proses kreatif yang menggairahkan. “Jika ibunya kreatif, dapat diharapkan anak-anaknya akan ketularan atau meniru menjadi kreatif pula,” jelas mantan Direktur RRI dan Antara ini.

Wartawan senior ini menambahkan, sebuah bangsa yang warganya rajin membaca berbagai pengetahuan, mendiskusikan, menulis hasil diskusi dan membagikannya kepada sesama akan membuat negara itu maju dan rakyatnya makmur-sejahtera. “Ke arah itu, GPM ditujukan,” tukasnya.

Sementara itu, salah satu pemateri pelatihan, Amirul Hasan, menilai, menulis adalaha salah satu upaya untuk menyampaikan pesan kepada orang lain. Dengan tulisan, kita dapat mengutarakan gagasan, inovasi, inspirasi, maupun ungkapan hati kepada khalayak. “Ide dan gagasan kita bisa menjadi gerakan dan menginspirasi banyak orang jika dituangkan dalam sebuah tulisan dan disebarkan,” ujarnya.

Selain mendapat kiat-kiat praktis dalam menulis, peserta juga diberikan pelatihan membuat laman pribadi (blog), fotografi dan optimasi media sosial. Untuk kegiatan di Malang ini, Dompet Dhuafa menggandeng Ikatan Relawan Sosial Indonesia (IRSI) dan STT Malag. Acara ini juga didukung oleh BPZIS Mandiri Club dan Kantor Berita Kemanusiaan (KBK).

 

Advertisement