RAMADI (KBK) – Peristiwa memilukan terjadi di malam perkawinan, menyebabkan 15 orang tewas dan 30 lainnya luka-luka di Kota Fallujah di Provinsi Anbar, Irak.
Pada Kamis malam (17/11/2016) itu, sedang berlangsung resepsi pernikahan seorang warga Kota Ameriyat al-Fallujah, sebelah timur dari Fallujah. Hari bahagia itu berubah menjadi petaka, ketika seorang pria dengan rompi bunuh diri meledakkan diri di tengah keramaian pesta itu.
Sontak, malam pesta itu menjadi hingar bingar, namun bukan karena lantunan musik yang mendayu melainkan ledakkan bom yang membahana. Korban yang berdekatan dengan martir bunuh diri, tubuhnya menjadi serpihan dan terlempar ke mana-mana, berikut juga kawasan di sekitarnya menjadi luluh lantak.
Orang-orang yang beruntung masih dapat menyelamatkan diri, namun ada juga yang kurang beruntung sekitar 30 orang terkena serpihan ledakkan dan menyebabkan luka-luka.
Menurut polisi setempat, jumlah korban bisa meningkat karena ambulans, polisi dan kendaraan sipil lain terus mengevakuasi korban ke rumah sakit kota dan pusat kesehatan, kata sumber itu.
Karena kesibukan respon, Polisi belum dapat data valid tentang jumlah korban. Kini polisi berusaha menyelidiki motif bom bunuh diri itu.
Dikutip dari Xinhua, sejauh ini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, namun banyak yang menduga ISIS berada di balik kejadian itu.
Sejauh ini menurut data PBB, tindakan teroris, kekerasan dan konflik bersenjata telah menewaskan 1.792 warga Irak dan melukai 1.358 lainnya sejak bulan Oktober 2016 di Irak.





