Bromo Diselimuti Salju, Suhu Dini Hari Turun hingga 2 Derajat Celsius

JAKARTA, KBKNEWS.id – Pemandangan unik terlihat di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, saat embun beku atau embun upas menyelimuti lautan pasir dan vegetasi di sekitar Gunung Bromo.

Fenomena yang kerap disebut sebagai “salju Bromo” ini muncul setelah suhu udara dini hari turun drastis hingga berkisar antara 2 hingga 5 derajat Celsius.

Lapisan kristal es tampak menutupi rerumputan, dedaunan, hingga hamparan pasir di sekitar kaldera. Saat terkena sinar matahari pagi, permukaan yang membeku tersebut memancarkan kilauan putih yang menarik perhatian wisatawan dan pemburu matahari terbit.

Menurut BMKG, fenomena embun upas terjadi akibat masuknya angin monsun Australia yang membawa massa udara dingin dan kering ke Indonesia selama musim kemarau.

Kondisi langit yang cerah pada malam hari juga membuat panas dari permukaan bumi cepat terlepas ke atmosfer, sehingga suhu turun hingga mencapai titik beku.

Fenomena tahunan ini menjadi daya tarik wisata tersendiri di Bromo.

Wisatawan yang ingin menyaksikan langsung embun beku disarankan mengenakan pakaian tebal, menggunakan sepatu tertutup, menjaga kondisi fisik, serta membawa baterai cadangan karena suhu dingin dapat mempercepat penurunan daya perangkat elektronik.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here