SURIAH – Senjata anti-pesawat bersenjata Suriah telah menghadapi pesawat pengintai Israel di provinsi Quneitra barat daya, dan memaksa mereka mundur.
“Pertahanan udara Suriah telah menolak operasi pengintaian Israel atas Quneitra, memaksa mereka meninggalkan wilayah udara Suriah,” kata Kantor Berita Arab Suriah (SANA) melaporkan pada Rabu (14/2/2018) malam.
Insiden tersebut terjadi hanya beberapa hari setelah militer Suriah menembaki sebuah pesawat tempur F-16 Israel di wilayah Suriah.
Militer Suriah menargetkan setidaknya satu pesawat tempur F-16 Israel yang menyerang wilayah Suriah, dan berhasil mengantamnya.
Militer Israel mengkonfirmasi bahwa satu F-16 telah turun di utara Israel, dan bahwa dua pilotnya telah dikeluarkan dan telah dipindahkan dan dipindahkan ke rumah sakit.
Selama beberapa tahun terakhir, Israel telah sering menyerang sasaran di Suriah, sering mengklaim bahwa mereka menyerang posisi atau konvoi milik Iran. Sementara Iran mengaku hanya menawarkan bantuan militer untuk pemerintah Suriah melawan militansi yang disponsori asing.





