MANOKWARI – Seorang anak berusia lima tahun di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, meninggal akibat mengidap penyakit difteri.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorongan, di Manokwari, Selasa (25/9/2018) mengatakan, kasus difteri baru sekali ini terjadi di Manokwari, bahkan di Papua Barat.
Semua pihak diminta waspada karena bakteri yang menyerang selaput lendir dan tenggorokan tersebut dapat mewabah serta meningkat menjadi kejian luar biasa (KLB)
“Ini terjadi atau dialami oleh seorang anak di Kampung Bugis-Wosi. Nyawanya tidak tertolong, dia meninggal di RSUD Manokwari kemarin tanggal 24 September,” kata Otto.
Saat ini gejala serupa dialami adik kandungnya serta satu anak lain yang sering bermain dengan almarhum.
“Yang saudaranya saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Satu anak lainya belum terlalu parah dan dalam pemantauan serta sudah diberi pertolongan dini,” kata dia lagi.
Ia mengutarakan, kasus difteri pernah menjadi kejadian luar biasa di Provinsi Jawa Timur. Selain anak-anak ada juga diluar balita bahkan orang dewasa yang terserang,” ujarnya, dilansir laman Antara.




