LOS ANGELES – Pesawat maskapai Lufthansa hampir bertabrakan dengan pesawat tak berawak Jumat waktu Amerika Serikat (AS).
Menurut Federal Aviation Administration (FAA), insiden terjadi saat pesawat hendak melakukan pendaratan di Bandara Internasional Los Angeles.
Pesawat Lufthansa yang hampir mengalami musibah itu merupakan pesawat dengan empat mesin Airbus A380. Kedua pesaawat berdekatan di ketinggian 5 ribu kaki (152 meter) sekitar pukul 13.30.
Menurut FAA, pesawat nirawak melesat cepat di ketinggian 200 kaki (61 meter) di atas pesawat Lufthansa.
Menurut juru bicara FAA, tidak ada tindakan mengelak yang dilakukan oleh kru maskapai Lufthansa. Pesawat dengan penerbangan 456 itu berhasil mendarat dengan aman beberapa menit kemudian.
FAA segera melaporkan insiden itu ke Departemen Kepolisian Los Angeles.
Senator AS, Dianne Feinstein dari California, yang telah memperkenalkan undang-undang untuk memerlukan fitur keamanan baru pada drone, menunjuk insiden nyaris tabrakan itu sebagai contoh aktiviras drone yang tidak diatur.
”Ini adalah salah satu insiden lagi yang bisa menjatuhkan sebuah pesawat, dan itu benar-benar tidak dapat diterima,” katanya dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Reuters, Sabtu (19/3/)





