Pesawat Tanker AS Jatuh Saat Misi Tempur di Irak, Enam Awak Gugur

JAKARTA, KBKNEWS.id – Sebuah pesawat pengisian bahan bakar udara militer Amerika Serikat jenis KC-135 Stratotanker jatuh di wilayah Irak barat saat menjalankan misi pendukung operasi militer melawan Iran.

Insiden tersebut menewaskan seluruh enam awak pesawat, menurut pernyataan militer AS pada Jumat (14/3).

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyebut kecelakaan terjadi pada Kamis ketika pesawat tersebut mengalami insiden dengan pesawat lain di wilayah udara yang disebut sebagai “friendly airspace” atau wilayah yang dikuasai sekutu. Pesawat kedua dilaporkan berhasil mendarat dengan selamat.

Militer AS menegaskan bahwa kecelakaan itu tidak disebabkan oleh tembakan musuh maupun tembakan kawan, dan penyebab pastinya masih dalam penyelidikan.

Gubernur Ohio Mike DeWine mengungkapkan bahwa tiga dari enam awak pesawat berasal dari negara bagian Ohio, yang bertugas di 121st Air Refueling Wing Ohio Air National Guard. Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban.

Kecelakaan ini menambah jumlah korban jiwa militer AS dalam Operasi Epic Fury menjadi sedikitnya 13 personel, termasuk tujuh tentara yang sebelumnya tewas dalam pertempuran.

Pentagon juga melaporkan sekitar 140 personel militer AS terluka, delapan di antaranya mengalami luka serius.

KC-135 Stratotanker merupakan pesawat tanker yang digunakan Angkatan Udara AS untuk mengisi bahan bakar pesawat lain di udara, sehingga memungkinkan jet tempur atau pesawat pembom menjalankan misi jarak jauh tanpa harus mendarat.

Pesawat ini juga dapat digunakan untuk evakuasi medis atau misi pengawasan.
Namun, pesawat yang telah digunakan lebih dari 60 tahun itu beberapa kali terlibat kecelakaan fatal.

Saat ini, KC-135 secara bertahap mulai digantikan oleh pesawat tanker generasi baru KC-46A Pegasus.

Militer AS masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti jatuhnya pesawat tersebut, termasuk kemungkinan masalah teknis atau insiden saat operasi di udara.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here