Gubernur Istanbul Ali Yerlikaya mengatakan pesawat gagal mendarat di landasan dan tergelincir sekitar 50-60 meter (54-64 meter) sebelum jatuh ke parit dengan ketinggian sekitar 30 meter (98 kaki).
“Kami sangat sedih, tapi kami sangat senang bahwa kami lolos dari kecelakaan yang lebih besar,” kata Yerlikaya, menambahkan bahwa pesawat bisa saja terbakar.
Menteri Kesehatan Fahrettin Koca melaporkan pada hari Kamis pagi bahwa tiga orang telah meninggal dan 179 memerlukan perawatan di beberapa rumah sakit.
Boeing 737 yang dioperasikan oleh maskapai berbiaya rendah Turki, Pegasus Airlines, berasal dari kota pelabuhan Aegean, Izmir, lapor televisi NTV.





