Pesta Pernikahan Jadi Sasaran Bom yang Tewaskan 63 Orang, Mempelai Pria Mengaku Kehilangan Harapan

Mirwais elmi, mempelai pria di pesta pernikahan yang dibom ISIS, Sabtu (17/8/2019)/ Reuters

KABUL – Mempelai pria  yang pesta pernikahannya menjadi sasaran serangan bom bunuh diri di ibu kota Afganistan, Kabul, mengaku telah kehilangan harapan.

Mirwais Elmi mengatakan istrinya selamat namun saudara laki-lakinya dan kerabatnya yang lain termasuk dalam 63 orang yang tewas dalam serangan pada hari Sabtu (17/8/2019) yang telah diklaim ISIS sebagai pelakunya.

Dalam wawancara dengan Tolo News, Mirwais Elmi mengingat-ingat saat ia menyapa para tamu di aula pernikahan, kemudian menyaksikan tubuh mereka diangkut keluar beberapa jam kemudian.

“Keluarga saya, istri saya syok, bicara saja mereka tidak bisa. Istri saya pingsan-pingsan terus,” ujarnya.

“Saya kehilangan harapan. Saya kehilangan saudara laki-laki saya, saya kehilangan kawan-kawan saya, saya kehilangan kerabat saya. Saya tidak akan menemukan kebahagiaan lagi dalam hidup saya.

Dia juga menambahkan  tidak bisa menghadiri pemakaman karena dirinya merasa sangat lemas,  “Saya tahu ini bukan penderitaan terakhir bagi warga Afganistan, penderitaan akan berlanjut,” imbuhnya, dikutip BBC.

 

Advertisement