JAKARTA – Sampai dengan hari ini (11/4) pilot pasukan bela diri Jepang yang mengawaki jet tempur F-35 masih hilang. Sebelumnya pada selasa lalu pihak berwenang Jepang mengaku telah menemukan puing-puing jet tempur naas tersebut. Bangkai pesawat ditemukan di Samudra Pasifik beberapa jam setelah hilang.
Identitas pilot tersebut belum diidentifikasi. Kendati demikian seperti dilansir BBC (11/4) sang pilot memiliki catatan waktu penerbangan 3.200 jam, termasuk 60 jam menerbangkan F-35. Tepat sebelum kecelakaan, pilot mengatakan kepada pengendali darat dia akan melepaskan diri dari latihan.
Jepang telah menangguhkan semua penerbangan F-35A di Pangkalan Udara Misawa sampai pemberitahuan lebih lanjut. Kecelakaan itu menimbulkan pertanyaan tentang keamanan pesawat tempur itu.
Lebih dari 300 unit F-35 telah dikirim ke seluruh dunia. Kecelakaan F-35 Selasa kemarin merupakan kecelakaan kedua setelah jatuhnya jet korps Marinir AS di South Carolina September lalu.





