Pilot Salah Tekan Tombol Darurat, Jamaah Haji Terisolasi di Pesawat

Ilustrasi Pesawat Saudi Arabian/ AP

MANILA – Seorang pilot pesawat Saudi Arabian Airlines salah menekan tombol peringatan pembajakan saat akan meluncur di bandara Manila pada Selasa (20/9/2016), sehingga petugas bandara mengerahkan pasukan komando dan mengisolasi pesawat yang berisi ratusan jamaah haji.

AP melaporkan Manajer Bandara Manila Eddie Monreal mengatakan pesawat SV872 yang merupakan penerbangan dari Jeddah membuat panggilan darurat sekitar 32 kilometer dari bandara. pihak berwenang bandara meminta verifikasi pesan darurat dan salah satu pilot dikonfirmasi atas panggilan darurat tersebut, namun tidak ada konfirmasi dari pilot jika ia telah salah menekan tombol.

Meskipun nyatanya tidak terdapat kondisi darurat dalam peswat tersebut, namun otoritas bandara menilai insiden tersebut sebagai krisis.

“Kami tidak pernah bermain-main dengan keselamatan dan keamanan,” kata Monreal.

Setelah sempat diisolasi bersamaan dengan pasukan keamanan yang dikerahkan di sekitar Boeing 777 dan polisi dengan cepat memeriksa kondisi keamanan, akhirnya para penumpang diizinkan untuk turun.

Namun beberapa penumpang mengatakan mereka seolah benar-benar sedang berada dalam pembajakan karena melihat dari jendela terdapat pasukan SWAT dan polisi, hingga beberapa anjing, “Saya merasa seperti benar-benar dalam pembajakan. Mereka pikir seseorang akan melemparkan gas air mata. ” ujar salah satu penumpang, Paudac.

Bahkan ia mengaku saat pesawat terisolasi tidak ada awak pesawat yang mengatakan hal sebenarnya, “Tidak ada satu awak pun yang menjelaskan. Selama dua jam, mereka mengatakan, ‘Maaf Bu, kita tidak tahu apa-apa, kita tidak tahu apa yang harus dikatakan,’ ” ujar Paudac.

Advertisement