CANBERRA (KBK) – Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull, Jumat (22/7/2016) menyatakan berkemungkinan akan terjadi serangan teror di Australia dalam waktu dekat.
Turnbull sudah mendapat laporan intelijen atas akan terjadinya serangan tersebut, karena pola teror sekarang sudah seperti sirgala.
“Mereka bergerak sendirian, tidak lagi berkelompok, seperti serangan truk di Nice, Prancis,” ungkap Trunbull.
Karena itu, ia pun segera membentuk tim kontra-terorisme yang terus berusaha mengamati pola perubahan yang mungkin ditimbulkan oleh militan.
Seperti dikutip dari Xinhua, Trunbull juga mengaku sudah berkoordinasi dengan Presiden Prancis Francois Holland tentang bagaimana cara Australia dapat menghindari situasi yang sama dengan yang terjadi di Nice.




