PMI Salurkan Bantuan untuk 1.700 KK Korban Gempa Pijay

Ilustrasi Evakuasi korban gempa tim respon DD dan SAR gabungan di Aceh Foto: Taufan/DD

MEUREUDU – Palang Merah Indonesia (PMI) Pidie Jaya (Pijay), Sabtu (26/3/2017), di Kecamatan Bandar Dua menyakurkan bantuan untuk 1.700 Kepala Keluarga (KK) yang tercatat sebagai korban gempa Pijay.

Bantuan tersebut berupa dana bantuan tunai (cast transfer) masing-masing sebesar Rp 4,5 juta, untuk pembiayaan penghidupan (livelihood) keluarga korban, pembiayaan tempat tinggal sementara (shelter), dan untuk kebutuhan penyediaan air minum dan penyehatan sanitasi (Water Sanitation and Hygiene/WASH).

Ketua PMI Pijay, Fakhruzzaman, mengakui dana bantuan ini bersumber dari organisasi PMI, dan disalurkan hanya kepada korban gempa yang terdata oleh pihak PMI Pijay.

“Bantuan ini diberikan dalam bentuk kartu Brizi (Kartu debet BRI) yang didalamnya telah terisi saldo Rp 4.500.000,” jelasnya.

Bantuan ini terbagi dalam tiga golongan yaitu bidang shelter, lifelihood dan WASH. Karena ini bisa digunakan untuk modal usaha, memerbaiki rumah rusak, serta membiayai penyediaan air minum dan sanitasi.

Ketua PMI Pijay tidak menjelaskan apakah dana bantuan ini terkait dengan dana yang akan disalurkan oleh pemerintah pusat atau tidak. Karena dalam proses rehab rekons, pemerintah juga berjanji mengalokasikan dana untuk rehab rumah. Sehingga program penyaluran dana ini berpotensi tumpang tindih dengan dana bersumber dari pemerintah pusat (APBN).

Dikutip dari Serambi Indonesia,  tidak semua korban gempa mendapat bantuan yang sama, yang bisa memunculkan ketidakadilan di antara para korban gempa, dan memperlebar sikap curiga kepada pemerintah serta institusi yang bermain dalam isu kebencanaan.

Advertisement