ZURICH—Polisi Swiss melaporkan, pihaknya tidak menemukan motif terorisme dalam tindakan penyerangan di Islamic Center Zurich, Selasa (20/12) kemarin. Kepolisian juga tidak mengidentifikasi pelaku sebagai bagian dari kelompok konservatif kanan.
Pihak berwenang masih menyelidiki motif di balik serangan yang dilakukan pria berkebangsaan Swiss asal Ghana ini. Pelaku melakukan bunuh diri tak lama setelah penyerangan.
Insiden itu telah membangkitkan kekhawatiran public tentang kemungkinan kekerasan ekstrimis di negara paling damai ini. Namun, seperti warga Eropa lainnya, warga Swiss juga mengalami dilemma dalam bersosialisasi dengan komunitas Muslim.
Tersangka penembakan ini memiliki catatan kriminal terkait pencurian sepeda tahun lalu. Ia juga pernah ditahan karena menikam dan membunuh kenalan asal Amerika Selatan hanya karena suatu perdebatan.
“Tidak ada indikasi apapun yang memiliki koneksi dengan teroris (kelompok Negara Islam radikal),” kata kepala bagian kriminal kepolisian Zurich, Christiane Lentjes Meili seperti dikutip ABC, Rabu (21/12/2016).




