Polisi Turki Sita 1.263 Jaket Pelampung Berbahaya yang Dijual ke Pengungsi

Jaket Pelampung jadi saksi pengungsi menyeberangi lautan menuju Eropa. Foto: al Jazeera

ANKARA – Polisi Turki menyita lebih dari 1.263 jaket berbahaya yang biasanya dijual kepada pengungsi yang hendak menyeberang ke Yunani melalui laut.

Dilaporkan oleh kantor berita Dogan, Rabu (6/1/2016), penyitaan dilakukan dalam penggeledahan di sebuah bengkel bawah tanah, yang mempekerjakan pengungsi Suriah di bawah umur.

“Pihak berwenang menyita 1.263 jaket yang tidak sesuai dengan standar keamanan dalam penggeledahan di bengkel di pusat Izmir, sebuah kota di Laut Aegean, ” kata kantor berita Dogan.

Izmir merupakan titik utama bagi para pengungsi dan migran yang berusaha untuk mencapai negara anggota Uni Eropa, Yunani dengan menggunakan kapal rapuh.

Berita penyitaan muncul sehari setelah pihak berwenang Turki menemukan 36 jenazah migran di pantai Aegean setelah kapal mereka tenggelam akibat cuaca buruk ketika mencoba menyeberang ke pulau Lesbos di Yunani.

Koran Turki pada Rabu memuat gambar mayat mengerikan dari pengungsi naas tersebut, Selasa pagi, dengan wajah mereka menempel di pasir dan tubuh mengenakan jaket yang tampaknya tidak berguna.

Jaket yang disita telah dikirim ke polisi setempat untuk diperiksa dan penyelidikan telah mulai dilakukan. – Antara

Advertisement