Potensi Bencana di Jabar Masih Tinggi, BPBD Diminta Siaga

Ilustrasi banjir di Kecamatan Dayeuh Kolot Bandung pada Maret 2016/ Foto: tribunnews

BANDUNG –  Potensi bencana di Jawa Barat yang dinilai masih tinggi membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar diminta Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan untuk tetap siap siaga.

Sebelumnya, Aher, sapaan akrabnya  telah menetapkan status kebencanaan di Jabar pada 1 November 2016 lalu, di mana Jabar siaga banjir dan longsor hingga 27 Mei mendatang.

“Saya instruksikan BPBD Jabar melaksanakan upaya-upaya kesiapsiagaan keadaan darurat, sehingga mampu meminimalisasi potensi dampak bencana melalui penanganan yang bersifat cepat, tepat dan terpadu, seusai ketentuan peraturan perundangan,” katanya, Rabu (16/11/2016).

Aher mengatakan, permintaan ini berdasarkan rapat koordinasi antara Pemprov Jabar dengan para pemangku kepentingan dan instansi terkait pada 4 September 2016, serta hasil evaluasi terhadap bencana alam banjir dan longsor yang terjadi di beberapa wilayah di Jabar.

Selain BPBD, Heryawan pun menghimbau kepada kepala daerah kota kabupaten se-Jabar untuk meningkatkan kewaspadaaan, kesiapsiagaan dan tindakan-tindakan preventif yang diperlukan.

“Kepada masyarakat saya berpesan untuk selalu berwaspada mengingat rekomendasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sampai bulan Mei 2017 curah hujan di berbagai daerah di Jabar cukup tinggi,” ucapnya, dilansir PR.

Advertisement