Presiden Palestina Kecam Israel karena Pembantaian Terus Berlanjut

Mahmoed Abbas, Presiden Palestina, kecam Israel atas pembantaian warganya. Foto:ist

AL QUDS (KBK) – Presiden Otorita Palestina Mahmoud Abbas mengecam Tel Aviv atas pembantaian yang terus menerus dilakukan pihak Israel kepada warga Palestina.

“Kekecewaan, putus asa dan kehilangan harapan di masa depan menyebabkan pemuda bereaksi seperti yang kita saksikan saat ini,” kata Abbas kepada wartawan, menuduh Israel merusak pemerintahannya dan menyerukan keterlibatan lebih internasional.

“Pemerintah Israel saat ini telah gagal, setelah diberikan kesempatan untuk berdamai. Israel menghancurkan dasar-dasar politik, keamanan dan perjanjian ekonomi,” katanya.

Dikatakan Abbas, dua kematian warga Palestina menyebabkan gelombang kekerasan selama dua bulan. Kekerasan pecah pada bulan September setelah Israel memberlakukan pembatasan jamaah di masjid Al-Aqsa di Yerusalem.

Setelah pembatasan diterapkan, empat warga Israel tewas dalam dua serangan yang dituduhkan kepada warga Palestina. Pemukim Israel di Tepi Barat menanggapi dengan kerusuhan, menyerang warga Palestina dan menghancurkan harta benda mereka. “Sebuah rentetan protes, bentrokan dan upaya penusukan pun mulai terjadi,” tambah Abbas.

Seperti diberitakan Al Jazeera, Jumat (27/11/2015), sejak pertengahan September, setidaknya 93 warga Palestina tewas dan 19 orang dari pihak Israel juga tewas. Lebih dari 2.000 warga Palestina terluka dalam bentrokan dengan pasukan Israel, memaksa Bulan Sabit Merah untuk menyatakan sebagai keadaan darurat.

Advertisement