
GAZA – Seorang pria Palestina pada Minggu (13/1/2019) meninggal dunia karena luka-luka yang dideritanya akibat tembakan tentara Israel selama demonstrasi di dekat perbatasan timur Jalur Gaza.
Juru bicara kementerian Ashraf al-Qidra mengatakan, dikutip Anadolu, jika Anwar Mohamed Qadeih (33) menderita luka di leher beberapa minggu lalu.
Sejak Maret, lebih dari 250 warga Palestina telah tewas dan ribuan lainnya terluka oleh tembakan tentara Israel selama protes di dekat zona penyangga Gaza-Israel.
Para pengunjuk rasa menuntut hak untuk kembali ke rumah dan desa mereka di Palestina yang bersejarah, dari mana mereka diusir pada tahun 1948 untuk memberi jalan bagi negara baru Israel.
Mereka juga menuntut diakhirinya blokade 12 tahun Israel di Jalur Gaza, yang telah memusnahkan ekonomi daerah kantong pantai dan merampas lebih dari dua juta penduduk dari banyak komoditas pokok.




