ACEH – Ratusan gedung sekolah, baik di Pidie Jaya maupun Pidie mengalami rusak berat dan ringan akibat gempa dan sempat membuat kegiatan belajar mengajar menjadi terhenti.
Namun dengan didirikannya sekolah darurat, kini sekolah sudah meulai berjalan dengan normal. “Sekarang proses belajar mengajar sudah berjalan, karena sudah didirikan sekolah darurat,” ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy.
Sebelumnya, dalam kunjungan pertamanya ke Pidie Jaya, Presiden Jokowi minta kegiatan belajar harus tetap berjalan meski di sekolah darurat, sementara proses pembangunan atau rehab kembali sekolah yang rusak juga dipercepat.
Karenanya pihak Kementeriaan Pendidikan dan Kebudayaan akan mempercepat revitalisasi sekolah yang rusak akibat dampak gempa di Pidie Jaya dan Pidie.
“Revitalisasi sekolah yang rusak akibat gempa menjadi program prioritas utama Kemendikbud, sekarang yang sudah dilakukan mendirikan sejumlah sekolah darurat, agar proses belajar tak terhenti,” kata Muhadjir di Banda Aceh, seperti dilansir merdeka.com, Kamis 915/12/2016).
Sdapun jumlah sekolah yang rusak akibat gempa seluruhnya 116 unit yang terdiri dari 84 unit di Kabupaten Pidie Jaya dan 32 unit di Pidie. Sekolah yang rusak ini, dalam waktu dekat akan segera diperbaiki dan yang rusak total dibangun kembali.





