TEPI BARAT-Komite Palestina menutup kantor mereka di kamp-kamp pengungsi Palestina, Tepi Barat.
Hal tersebut dilakukan seiring keputusan badan bantuan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA), yang membatalkan distribusi makanan ke sejumlah kamp pengungsi di wilayah tersebut.
Dilansir PIC Selasa (26/4), pejabat senior Palestina Ibrahim Saqer mengatakan, kantor perwakilam mereka ditutup sejak Senin (25/4). Kegiatan ini sebagai aksi mogok makan selama tiga hari kedepan, guna memprotes keputusan UNRWA yang menggantikan distribusi langsung bantuan makanan, menjadi pemberian bantuan uang tunai melalui kartu ATM.
“UNRWA memilih mengganti jatah makan keluarga miskin, dengan uang tunai yang diambil melalui kartu ATM,” pungkas Saqer.
Komite Palestina sangat mengkhawatirkan keputusan ini. Mereka khawatir jika UNRWA tidak akan memberikan biaya tambahan jika harga komoditas naik.





