Kasus Puluhan Anak Tewas Akibat Kurang Oksigen, Kepala Rumah Sakit Diberhentikan

Ilustrasi/ Alodokter

INDIA – Kepala sebuah rumah sakit India di mana puluhan anak meninggal dalam beberapa hari terakhir telah diberhentikan, karena pejabat menuduh  kekurangan uang tunai yang menyebabkan pasokan oksigen medis terpotong.

Pemerintah negara bagian Uttar Pradesh, yang dijalankan oleh Partai Bharatiya Janata (BJP) yang memerintah di India, menangguhkan pimpinan BRD Medical College, Rajeev Misra dan memerintahkan penyelidikan.

Media India mengatakan bahwa kematian 60 anak-anak, 34 bayi di antaranya, sebagian disebabkan oleh kekurangan oksigen setelah pemasok swasta memotong pasokan tersebut melebihi tagihan yang belum dibayar.

Pejabat rumah sakit menolak kekurangan oksigen menyebabkan kematian tersebut, dengan mengatakan bahwa pasokan alternatif ditemukan, dan menyalahkan banyak korban daripada gangguan ensefalitis dan masalah yang tidak disebutkan terkait pengiriman bayi.

Pada hari Minggu (13/8/2017), , J.P. Nadda, Menteri kesehatan di kabinet Perdana Menteri Narendra Modi, mengunjungi rumah sakit di kota Gorakhpur, 800 km (507 mil) timur New Delhi, didampingi oleh menteri utama negara, Yogi Adityanath.

Usai kunjungan tersebut, sang menteri mendesak penyelidikan hingga selesai. “Kami akan tahu, apakah itu karena kekurangan oksigen atau karena kurangnya perawatan yang tepat,” kata Adityanath, dilansir Reuters.

Nadda mengatakan sebuah tim dokter dari New Delhi bekerja sama dengan pemerintah setempat dan pemerintah federal siap untuk mengirim lebih banyak bantuan. Dia mengatakan Modi juga memantau perkembangannya.

Advertisement