CALIFORNIA – Tim penyelamat masih terus berusaha mencari korban di tengah tumpukan lumpur, dua hari setelah tanah longsor yang besar menewaskan setidaknya 17 orang di sepanjang pantai California Selatan.
Longsor lereng bukit yang terjadi sebelum fajar pada hari Selasa (9/1/2018) telah menewaskan tiga anak, satu pasangan suami-istri dan dua orang berusia 80-an, seperti diungkapan seorang pejabat setempat.
Sementara korban hilang diduga mencapai 43 orang, “Secara realistis kami menduga kami akan menemukan lebih banyak orang yang terbunuh dalam insiden ini,” kata Sheriff Santa Barbara County Bill Brown.
Ketika ditanya oleh wartawan apakah operasi tersebut telah beralih dari penyelamatan ke pemulihan lebih dari 48 jam setelah lumpur turun, sheriff tersebut mengatakan bahwa tim penyelamat tersebut tidak menyerah.
“Ada banyak kisah ajaib orang yang berlangsung berhari-hari (mengikuti bencana serupa) dan tentu saja kita sedang mencari keajaiban sekarang,” kata Brown, dilansir Reuters.
Sekitar 700 pekerja penyelamat di dalam helikopter dan kendaraan militer beroda tinggi, beberapa dengan anjing pencari, dikerahkan untuk mencari yang hilang di zona bencana yang dipenuhi dengan sisa-sisa ratusan rumah yang rusak atau hancur.





