Puluhan Ribu Jiwa Korban Gempa Halmahera Masih Mengungsi

Ilustrasi Pengungsi gempa Halmahera/ Abdul Fatah Antara

HALMAHERA – Plh Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo, mengatakan berdasarkan data BPBD Provinsi Maluku Utara hingga kini 13.250 KK atau 53.076 jiwa masih mengungsi takibat gempa.

Semau pengungsi tersebut ersebar di 10 kecamatan. Sementara itu, korban luka berat 32 orang dan luka ringan 97.

Terkait dengan korban meninggal dunia (MD), sebelumnya diberitakan berjumlah 6 orang, BNPB telah melakukan konfirmasi dengan posko terhadap kepastian jumlah korban tersebut.

Sebelumnya diberitakan pada Kamis (18/7/2019), BNPB sudah mengerahkan sumber daya, baik personel dan bantuan logistik, untuk percepatan penanganan dampak gempa di Halmahera Selatan, Maluku Utara.

BNPB mengerahkan helikopter Mi-8 untuk distribusi logistik bantuan. Bantuan yang dimobilisasi untuk penanganan pascagempa berupa: perlengkapan sekolah 130 paket, matras (30 Lembar), tikar (20 lembar), Sandang (75 paket), perlengkapan keluarga (25 paket), selimut (40 lembar), tenda gulung (20 paket), lauk pauk (204 paket), makanan siap saji (114 paket), makanan tambahan gizi (120 paket), perlengkapan bayi (30 paket), kebersihan keluarga (20 paket), rekreasional (30 paket), sarung dewasa (29 lembar), dan karung (250 lembar).

“BNPB memobilisasi bantuan logistik dan peralatan dari Ternate menuju Sofifi dan berlanjut ke Saketa. Upaya penanganan selama masa tanggap darurat di bawah kendali pos komando,” kata Agus Wibowo, dalam keterangan tertulis.

 

Advertisement