Puluhan Ribu Korban Gempa Halmahera Masih Mengungsi, Dompet Dhuafa Berikan Dukungan Psikososial

HALMAHERA SELATAN – Meski masa tanggap darurat penanganan bencana gempa bumi di Halmahera Selatan, Maluku Utara resmi dinyatakan berakhir, namun puluhan ribu warga masih mengungsi.

“Saat ini, warga yang terkena dampak gempa bumi yang masih tinggal di tenda pengungsian berjumlah 26.051 jiwa,” terang Erwandi “Bojek” Saputra, selaku tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa.

Warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian rata-rata merupakan warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat.

Selain tetap membuka pos hangat dan mendistribusikan kebutuhan bagi para penyintas gempa. Saat ini tim DMC Dompet Dhuafa mulai memberikan dukungan “Psychological First Aid”. Dukungan Psikososial tersebut dilakukan untuk anak-anak penyintas gempa khususnya di Pelabuhan Gane Dalam.

“Beberapa hari lalu kami bersama warga mengadakan aksi gotong-royong untuk membangun mushala dan MCK darurat di Dusun Lopong. Pembersihan puing-puing bangunan sampai saat ini masih kami lakukan. Selain itu kami juga mulai Memberikan dukungan Psychological First Aid di Pelabuhan Gane Dalam,” jelas Bojek, dilansir laman dompetdhuafa.org, Jumat (2/8/2019).

Advertisement