Sepanjang 2016, DBD Jangkiti 33.059 Warga Jabar

Ilustrasi

BANDUNG – Sepanjang tahun 2006 sebanyak 33.059 orang di Provinsi Jawa Barat terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD), 263 orang di antaranya meninggal.

“Dari data yang kami miliki, kasus DBD selama kurun waktu Januari hingga pertengahan Desember 2016 itu, tertinggi di Kota Bekasi yakni ada 3.566 warga yang terserang DBD dan 48 warga dinyatakan meninggal akibat penyakit ini,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan Jawa Barat Uus Sukmara, kepada Antara di Kota Bandung, Jumat (23/12/2016).

Dibadingkan tahun 2015, jumlah tersebut meningkat. Tahun lalu penderita hanya mencapai angka 22.071 orang  dan 182 orang diantaranya meninggal.

Selain Kota Bekasi, lanjut dia, wilayah di Provinsi Jawa Barat yang jumlah kasus DBD tinggi ialah di Kota Bandung yakni sebanyak 3.566 orang menderita penyakit DBD dan sebanyak tujuh orang dinyatakan meninggal dunia akibat penyakit ini.

“Sementara Kabupaten Bogor menempati urutan ketiga sebagai daerah di Jawa Barat yang penderita DBD-nya tinggi, yakni ada 3.161 warga yang menderita penyakit ini dan 43 orang dinyatakan meninggal dunia akibat penyakit ini,” kata dia.

Ia menambahkan berbagai upaya dilakukan oleh Dinas Kesehatan Jawa Barat untuk mencegah penyakit DBD seperti mewajibkan setiap rumah memiliki kader juru pemantau jentik (jumantik) sebagai langkah pencegahan dini terhadap wabah penyakit DBD.

Selain itu, lanjut dia, Dinas Kesehatan Jawa Barat juga mengimbau setiap warga melakukan tindak pencegahan dini penyakit DBD dengan melakukan Gerakan 3 M yakni Menguras, Menutup, Mengubur tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Advertisement