Puncak Hujan di Bulan Maret, Tetap Wasada Bencana

Ilustrasi Pohon tumbang di Dago akibat hujan angin pada Rabu (19/4/2017)/ Foto: Tribun Jabar

JAKARTA – Puncak musim hujan pada Maret diperkirakan masih berlanjut sehingga kewaspadaan terhadap bencana harus tetap dilakukan.

Forecaster Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Ahmad Faa Izyn menjelaskan, berdasarkan Peta Prakiraan Hujan Dasarian I Maret 2018, disebutkan, sebagian besar daerah di Jabar mengalami curah hujan pada kriteria menengah (50-150 mm).

Selain itu, kriteria hujan tinggi (150-200 mm) diprakirakan terjadi di sebagian kecil wilayah Bandung timur, Kota Bandung timur, Sumedang selatan, Tasikmalaya utara, Garut utara, Ciamis utara, Majalengka selatan, dan Kuningan barat.

“Prakiraan curah hujan pada Maret memang menurun dibandingkan dengan Februari, tapi (curah hujan) pada bulan ini masih masuk kategori menengah hingga tinggi,” ujarnya, kepada Republika.co.id.

Faiz menambahkan, puncak musim hujan yang berlangsung sejak Februari 2018 pun masih berlanjut hingga Maret 2018. Karena itu, dia menyatakan, kewaspadaan terhadap bencana harus tetap dilakukan pada bulan ini.

 

Advertisement