Rakyat Palestina Rayakan Persatuan Hamas dan Fatah, Israel Berhati-hati

Ilustrasi Rekonsiliasi Hamas dan Fatah, Perdana Menteri Palestina Rami Hamdallah dan Kepala Hamas Ismail Haniyeh berpegangan tangan/ Reuters

GAZA – Kesepakatan damai antara partai Fatah dan  Hamas, disambut gembira rakyat Palestina dimana ribuan rakyat merayakan di sepanjang Gaza pada Kamis (12/10/2017).

Ribuan orang Palestina turun ke jalan di Gaza  dalam rangka perayaan persatuan, dengan membawa pengeras suara di mobil terbuka untuk menyanyikan lagu-lagu nasional. Selain itu para pemuda juga menari dan berpelukan dan banyak melambai-lambaikan bendera Palestina dan Mesir.

Mesir membantu menengahi beberapa usaha sebelumnya untuk mendamaikan kedua gerakan tersebut dan membentuk pemerintah persatuan pembagian kekuasaan di Gaza dan Tepi Barat.

Hamas dan Fatah setuju pada tahun 2014 untuk membentuk sebuah pemerintah rekonsiliasi nasional, namun kesepakatan tersebut tak berlangsung lama dan saling tuduh dengan Hamas  terus mendominasi Gaza.

“Pemerintah yang sah, pemerintah konsensus, akan kembali sesuai dengan tanggung jawabnya dan menurut undang-undang tersebut,” kata delegasi Fatah Azzam Al-Ahmed pada upacara penandatanganan di Kairo.

Dia mengatakan bahwa pemerintah persatuan akan “menjalankan semua institusi tanpa kecuali,” termasuk semua penyeberangan perbatasan dengan Israel dan di Rafah, satu-satunya jalur akses Gaza dengan Mesir.

Sementara Israel melihat kesepakatan Palestina dengan hati-hati, dengan mengatakan bahwa hal itu harus mematuhi kesepakatan internasional sebelumnya dan persyaratan yang ditetapkan.

“Israel akan memeriksa perkembangan di lapangan dan bertindak sesuai di lapangan,” kata sebuah pernyataan dari kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, dilansir Reuters.


Advertisement