BARITO UTARA – Banjir luapan Sungai Barito dalam sepekan terakhir bukan hanya merendam pemukiman warga, namun ratusan hektare kebun karet milik warga juga terendam banjir.
Seorang warga Jambu Kecamatan Teweh Baru, Jumat (4/5/2018) mengeluhkan jika usaha masyarakat terhenti total karena komoditas karet merupakan mata pencaharian utama warga sekitar.
“Hari ini kelihatannya debit Sungai Barito naik kembali dan air mulai menggenangi jalan di kawasan Manggala Kelurahan Jambu,” tambahnya, dilansir Antara.
Sementara petani karet lainnya, Adi, berharap banjir cepat surut, karena perekonomian keluarganya terganggu, dan warga menurutnya mengharapkan bantuan dari pemerintah daerah.





