Ratusan Pelaku UMKM Berbagi Inspirasi di Puncak Acara Damping Indonesia 2021

JAKARTA-  Danone Indonesia melalui PT Sarihusada Generasi Mahardhika (Sarihusada) bersama Kampus Bisnis Umar Usman menggelar acara Puncak Program Damping Indonesia 2021 bertajuk “Menuju UMKM Bangkit 2022: UMKM Harus Apa?” pada Rabu (15/12).

Acara yang merupakan penutup rangkaian kegiatan program pendampingan UMKM dari Damping Indonesia periode tahun 2021 ini dihadiri ratusan pelaku UMKM serta menghadirkan Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Masduki.

“Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mengumpulkan alumni program Damping Indonesia, untuk berbagi inspirasi, ilmu dan pengalaman dengan para pegiat usaha lainnya”, ungkap Rendika, Kordinator Program Damping Indonesia.

Hadir sebagai penyelenggara, Sustainable Development Director Danone Indonesia, Karyanto Wibowo, menyatakan “Danone Indonesia sangat berterimakasih kepada seluruh pihak atas terlaksananya program Damping 2021, baik itu mitra, pemerintah melalui kementrian koperasi dan UKM, kepada para coach dan juga kepada para peserta UMKM yang selalu dengan semangat memberikan kontribusi terbaiknya untuk mendukung ekonomi di Indonesia”, papar Karyanto. Menemani Karyanto, hadir pula Arif Wahyudin (Senior Manager Sustainable Development Danone Indonesia), Lily Zulaiha (Direktur Kampus Bisnis Umar Usman), Asep Hendriana (Ketua Yayasan Pendidikan Umar Usman), dan beberapa perwakilan instansi mitra Damping lainnya.

Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Masduki turut menghadiri secara online menyatakan apresiainya kepada Danone Indonesia dan Kampus Bisnis Umar Usman atas kontribusi dalam Kegiatan Damping 2021.

“Kegiatan yang telah dilakukan dari Damping Indonesia haruslah dipertahankan dan diperkenalkan ke lebih banyak lagi pelaku UMKM di Indonesia. Sejalan dengan program pemerintah yang ingin menciptakan lebih banyak wirausaha baru, UMKM yang kreatif dan go digital. Semoga dengan adanya program seperti Damping ini, bisa menambah kekuatan Indonesia menuju kesejahteraan, memiliki UMKM yang memiliki daya saing tinggi”, ungkap Teten.

Mas Mono, Pengusaha Kuliner Indonesia menyampaikan bahwa UMKM tidak boleh takut gagal, nikmati prosesnya, nikmati hasilnya, banyak bersyukur, dan perbanyak sinergi karena sinergi adalah energy. “Yuk bakar semangat, mulai bisnis itu gampang, namun mempertahankannya yang butuh perjuangan”, ujar Mono.

 

Advertisement