Ratusan Pengungsi Bima Belum Dapat Bantuan

Ilustrasi Rumah hancur diterjang banjir Bima. Foto: BimaKini

PARUGA – Sampai saat ini ratusan warga lingkungan Sigi Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasa Nae Barat, Kota Bima, belum mendapat bantuan.

Mereka membeli sendiri untuk keperluannya. “Kami berharap pemerintah kota memberikan bantuan,” harap Hasnah salah seorang pengungsi.

Hasnah dan ratusan warga lainnya mengungsi ke mesjid Sultan Muhammad Salahudin Bima, sejak Rabu (21/12/2016) hingga Kamis (22/12/2016).

Banjir besar telah menenggelamkan rumah mereka hingga ketinggian empat meter.

Mereka menyelamatkan diri hanya dengan pakaian di badan. Warga mengaku hampir 90 persen warga memilih mengungsi sejak banjir sekitar pukul 11.00 Wita. Pasalnya banjir datang secara tiba – tiba dan langsung meluap ke rumah warga.

Hasnah mengaku saat itu air sangat besar dan langsung meluap dari sungai Padolo. Sebagian warga yang tidak sempat mengungsi, memilih naik di atap rumah.

“Tidak ada satupun yang kami selamatkan, kami tidak tau jadi apa harta benda dan rumah, sampai sekarang kami belum pulang karena trauma,” jelasnya, Kamis (22/12/2016).

Dikutip dari BimaKini, Hasnah sendiri memilih langsung mengungsi ke masjid ketika banjir datang . “Saya langsung ke masjid ini bersama keluarga, saya hanya menyelamatkan Ijazah anak dan beberapa perhiasan berharga,” jelasnya.

Advertisement