Ratusan Rumah di Kosambi Tangerang Terendam Banjir, Diduga akibat Proyek Pembangunan

Ilustrasi Banjir Kampung Bitung Tangerang, jalan ditutup/ Tangerangnews

TANGERANG – Banjir  luapan Kali Cilampe berdampak pada sekitar 234 kepala keluarga (KK) di delapan rukun tetangga (RT) di Desa Salembaran Jaya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Abdul Munir di Tangerang, Senin, mengatakan banjir setinggi 20 sampai 30 centimeter tersebut telah merendam pemukiman yang dihuni sekitar 234 KK.

Menurutnya ada beberapa warga setempat yang harus mengungsi ke lokasi lain yang tak terkena rendaman banjir.

“Sekitar 15 KK harus mengungsi di sebuah kontrakan yang lokasinya lebih tinggi dan tidak jauh dari lokasi banjir,” ujarnya. Ia menambahkan, saat ini tim dari BPBD Kabupaten Tangerang segera membantu memenuhi keperluan logistik dan obat-obatan warga terdampak bencana.

“Yang dibutuhkan warga saat ini adalah bantuan logistik seperti sembako, kemudian obat-obatan,” ujar dia.

Sementara itu, warga terdampak banjir di Desa Salembaran Jaya, Mustarif menyebutkan bahwa genangan banjir ini bukan hanya akibat hujan deras, namun diduga dampak dari adanya proyek pembangunan di sekitar kawasan itu.

Kondisi itu menyebabkan kali yang berbatasan langsung dengan laut mengalami pendangkalan yang menyebabkan air meluap ke pemukiman warga.

“Sebelum ada proyek pembangunan tidak pernah terjadi banjir seperti ini hingga air laut dan kali meluap,” tukasnya.

 

 

Advertisement