Remaja Yahudi Ini Ditangkap karena Menebar Teror Bom ke Komunitas Yahudi di Berbagai Negara

Remaja Yahudi pemilik 2 kewarganegaraan, Israel dan Amerika Serikat ditangkap karena mengancam bom komunitas yahudi di beberapa negara . Foto:Reuters

TEL AVIV (KBK) – Seorang remaja dengan dua kewarganegaraan Israel dan Amerika Serikat ditangkap di Israel pada hari Kamis (23/3/2017) karena dicurigai membuat puluhan ancaman bom tipuan terhadap pusat-pusat komunitas Yahudi di Amerika Serikat, Australia dan Selandia Baru.

“Tersangka, yang identitasnya sesuai perintah pengadilan masih dirahasiakan ini, berusia 18 tahun, penganut Yahudi dan memiliki dual kewarganegaraan AS-Israel”, kata seorang juru bicara polisi.

Polisi menjelaskan, sejauh ini motif pelaku belum jelas kenapa dia menebar teror bom kepada komunitas yahudi di negara-negara tersebut.

Pada sidang pengadilan di dekat Tel Aviv, pengacara tersangka, Galit Bash mengatakan kliennya memiliki kelainan di kepalanya, menyebabkan ia mempunyai masalah perilaku.

“Anak saya memiliki tumor otak, yang dapat mempengaruhi perilaku dan kemampuannya untuk memahami yang benar dan salah,” kata ayah remaja itu sehubungan dengan kasus ini.

Pemerintah AS telah menyelidiki gelombang ancaman terhadap organisasi-organisasi Yahudi, termasuk lebih dari 100 ancaman bom di gelombang terpisah, selama tiga bulan terakhir yang menargetkan pusat komunitas Yahudi (JCCs) di puluhan negara.

Advertisement