KEBUMEN – Dompet Dhuafa Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa mengerahkan tim respons menuju wilayah terdampak banjir di wilayah Kabupaten Kebumen.
Hujan lebat sejak Senin (14/03/2022) lalu, menyebabkan beberapa sungai mengalami peningkatan ketinggian debit air pada Rabu (16/03/2022). Terdapat 18 kecamatan, di antaranya 4 (empat) kecamatan yang terdampak parah, yakni Kecamatan Ayah, Rowokele, Adimulyo, dan Prembun.
“Tim bersama Dompet Dhuafa DIY telah membantu evakuasi warga dari rumahnya yang terdampak di Dusun Kedungweru Lor, Desa Kedungweru, Kecamatan Ayah,” jelas Haryo Mojopahit selaku Chief Executive DMC Dompet Dhuafa.
“Berdasarkan laporan tim yang di lapangan, genangan air di beberapa titik lokasi mencapai 50 sentimeter hingga 1 meter,” lanjut Haryo.
Berdasarkan laporan yang ditemui di lapangan, sebanyak 200 rumah terdampak di Dusun Kedungweru Lor, Desa Kedungweru. Satu Taman pendidikan Al-Qur’an (TPA), 4 musholla dan 2 masjid, sebanyak 264 warga terdampak, namun, tidak ada korban jiwa.
Adapun penyintas membutuhkan bantuan mendesak berupa makanan siap santap, layanan kesehatan, selimur, alas tidur, dan perlengkapan sanitasi (hygiene kit).
“Seusai evakuasi penyintas tim akan membuka Dapur Umum dan Pos Hangat,” sebut Badar selaku Relawan Respons Dompet Dhuafa DIY. dikutip dari dompetdhuafa.org.





