Respon DMC Dompet Dhuafa di Lokasi Banjir Aceh Tamiang

ACEH TAMIANG – Dompet Dhuafa melalui cabang Aceh dan Disaster Management Center (DMC) memberikan layanan emergency response mulai dari mendirikan Dapur Umum dan pendistribusian logistik di lokasi banjir di Desa Alur Manis, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Aceh, Rizki Fauzan, menyatakan bahwa tim Dompet Dhuafa telah hadir sejak awal November 2022 untuk melakukan layanan emergency response di Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Aceh Tenggara.

“Untuk di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang sendiri, Dompet Dhuafa telah membuka Pos Hangat di Desa Kampung Durian, Kecamatan Rantau dengan total penerima manfaat 39 KK atau sekitar 110 jiwa. Kemudian membuka Dapur Umum dan distribusi logistik & air minum di Desa Alur Manis Kecamatan Rantau dengan total penerima manfaat 536 KK atau sekitar 1.600 jiwa. Sedangkan di Kabupaten Aceh Tenggara, tim distribusi makanan siap saji sebanyak 230 paket di Kecamatan Darul Hasanah,” jelas Rizki, dilansir dompetdhuafa.org.

“Dompet Dhuafa masih akan terus bersama warga setempat untuk bantu memberikan layanan emergency response terhadap korban banjir di Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Aceh Tenggara,” terang Haryo Mojopahit selaku Chief Executive DMC Dompet Dhuafa melalui pesan singkat.

Dompet Dhuafa melalui DMC Dompet Dhuafa mengajak masyarakat untuk turut serta dalam gerakan Indonesia Siap Siaga. Bersama gerakan Indonesia Siap Siaga masyarakat mampu bantu penanganan penyintas terdampak bencana dengan layanan bantuan yang mencakup sandang, pangan, dan papan.

Masyarakat dapat dengan mudah dengan mengunjungi tautan berikut https://donasi.dompetdhuafa.org/indonesiasiapsiaga/ . Mari bersama DMC Dompet Dhuafa wujudkan Indonesia Siap Siaga bencana alam dan ciptakan Kawasan Tangguh dan Tanggap Bencana.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), sebanyak 138 desa di 12 kecamatan di Aceh Tamiang terendam banjir, dan terdapat 23.380 warga mengungsi dampak peristiwa banjir bandang tersebut. Selain itu, akses jalan nasional Provinsi Aceh – Sumatera Utara terputus.

Tercatat, ada 12 kecamatan terendam banjir, meliputi: Kecamatan Bandar Pusaka, Sekerak, Kota Kuala Simpang, Tenggulun, Tamiang Hulu, Bendahara, Kejuruan Muda, Seruway, Karang Baru, Mayak Payed, Rantau, dan Banda Mulia.

 

 

Advertisement