Retakan Tanah di Jember, Warga Diminta Waspada Longsor Susulan

Ilustrasi/ Ist

JEMBER – Pelaksana tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Widi Prasetyo mengimbau warga untuk mewaspadai longsor susulan di Desa Mulyorejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Menurutnya, berdasarkan hasil pemantauan, ada retakan sepanjang 50 meter di atas tebing di Dusun Silosanen, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, sehingga hal itu sangat berpotensi terjadinya longsor susulan.

Hujan deras yang mengguyur Desa Mulyorejo sejak pagi hingga malam hari menyebabkan tanah longsor yang mencapai ketinggian 19,40 meter, panjang 17,78 meter, dan lebar 4,8 meter menutup akses jalan desa menuju perkebunan dan desa lain pada Senin (1/1/2018) malam.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun akses jalan desa lumpuh total karena tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, sehingga mempengaruhi aktivitas warga dan sektor perekonomian di Desa Mulyorejo.

“Kawasan tebing di Dusun Silosanen memang rawan longsor karena kontur tanah dan kawasan perbukitan, serta ada retakan yang cukup panjang di atas, sehingga ketika hujan deras maka diprediksi akan terjadi longsor susulan,” tuturnya, dilansir Antara.

 

Advertisement