spot_img

Ribuan Anak di Sambas Tidak Punya Akta Lahir

SAMBAS – Berdasarkan data hasil konsolidasi Kementerian Dalam Negeri semester II 2015, terdapat sebanyak 126.372 anak usai 0 hingga 18 tahun di Kabupaten Sambas Kalimantan Barat (Kalbar) belum memiliki akta kelahiran.

“Anak yang berusia nol hingga 18 tahun berjumlah 213.077 jiwa. Sementara yang baru mempunyai akta kelahiran baru 86.705 jiwa. Ini artinya masih terdapat 126.372 anak dengan rentang usia di atas yang belum mempunyai akta,” ungkap Wakil Bupati Sambas Pabali, di Sambas, Selasa (24/5).

Menurutnya, hal tersebut padahal sudah menjadi agenda pembangunan sebagai prioritas pemerintah pada 2015 hingga 2019.

Maka, ia menambahkan pemerintah daerah akan memberi perhatian serius atas kasus akta kelahiran karena hal ini merupakan bagian dari upaya memberikan rasa aman dan melindungi masyarakat melalui pelayanan pencatatan sipil.

“Administrasi kependudukan termasuk akta kelahiran diarahkan guna memenuhi data statistik mengenai peristiwa kependudukan dan peristiwa penting dan mendukung perumusan kebijakan dan perencanaan pembangunan serta mendukung pembangunan sistem administrasi kependudukan,” katanya, dilansir dari Antara.

Pabali berjanji akan memacu percepatan kepemilikan akta lahir di Sambas, dan menargetkan pada 2016 bisa melayani 75 ribu akte kelahiran untuk anak usia nol hingga 18 tahun.

“Unit kerja terkait akan menjemput bola pembuatan akta kelahiran dan perekaman KTP elektronik di sekolah-sekolah dan di desa wilayah Kabupaten Sambas. Sosialisasi oleh Disdukcapil juga sering dilakukan,” kata dia.

Selain itu, ia juga berharap orang tua untuk berperan aktif membuatkan akta lahir bagi anaknya. Menurutnya dengan akta lahir tersebut selain sarana anak mendapatkan fasilitas juga membantu pemerintah dalam hal pendataan dan perumusan kebijakan.

“Ini tugas kita bersama. pemerintah terus berupaya bersosialisasi dan menjemput bola dan masyarakat harapannya aktif juga,” katanya.

spot_img

Related Articles

spot_img

Latest Articles